Hallo...

menghargai hak cipta sebagai usaha orang lain dalam berkarya berarti menghormati diri sendiri sebagai insan yang bijaksana

17 November, 2012

Duhai Cinta...


Duhai Cinta http://kom.ps/AEQwAT lewat @kompasiana 
Semua orang bebas katakan cinTA.
Karena cinTA bentuk keindahan yang nyaTA.
Namun entah kapan akan ada masaNYA.
Dimana lebih mudah mengawali cinTA.
Daripada mempertahankanNYA.

      Bicara tentang cinta, sesuatu hal yang berhubungan dengan hati dan perasaan yang membangkitkan segala harapan ataupun mimpi.Menyatakan tentang apa yang dirasakan oleh hati dipikir sesuatu hal yang paling mudah.Mengutarakan " aku cinta padamu " memang tak ada yang sulit, bahkan anak balita yang baru bisa ngomongpun bisa mengatakan tiga kata tersebut.
      Tapi ada sebersit pertanyaan kenapa dari sebagian orang kesulitan untuk menyatakan cinta kepada seseorang yang dimaksud.Sebetulnya pertanyaan seperti itu kembali pada sejauh mana peranan dalam dirinya mampu mendukung terbangunnya hubungan komunikasi yang baik dan efektif sehingga dari komunikasi yang terjalin ini keadaan bisa terkondisi menuju arah tujuan dari datangnya perasaan cinta itu sendiri.
      Untuk bisa membangun komunikasi tak sekedar hanya cukup diawali cinta saja, ada hal lain yang perlu dijadikan faktor untuk mengambil langkah yang tepat demi terwujudnya harapan dari cinta itu sendiri.Faktor itu adalah rasa percaya diri, rasa percaya diri dalam diri manusia memang memilki tingkatan yang berbeda-beda.Ada yang terlalu tinggi rasa percaya dirinya  hingga gelap mata tanpa bisa melihat kebenaran dan ada yang rasa percaya dirinya rendah hingga memilih bungkam dan menyimpannya dengan rapi dalam hati saja karena tak cukup mental dalam pendekatan terhadap seseorang yang dicintai.
       Banyak cinta dipuja dan dipuji  serta diagung-agungkan kebesarannya ketika kebanggaan terhadap cinta mampu diraih,tak sedikit orang terlena dan mabuk kepayang dalam bujuk rayu sang abdi cinta.Bahkan atas nama cinta seseorang rela menuhankan keberadaan cinta dihatinya dengan menempuh segala macam cara tanpa berpikir dampak atas tindakannya terhadap dirinya dan orang disekitarnya.
      Banyak diantara manusia rela mengorbankan diri kepada cinta semu yang sesaat dan berujung pada penyesalan panjang,cinta memang bisa menjadi obat bius dan candu bila kaidah kehidupan yang seharusnya menjadi juru selamat tak diberlakukan dalam memaknai hadirnya cinta.
        Banyak juga diantara manusia yang mampu memposisikan cinta dalam kadar yang tepat dan seimbang dalam kehidupannya hingga bisa selaras terhadap sesamanya.Lalu, tercipta momen kebahagiaan dalam kurun waktu tertentu.Hal ini berlaku bagi tingkat kedewasaan dan kewarasan orang dalam memegang teguh prinsip hidupnya.Karena mudah saja orang berbicara tentang teori dan rumusan dalam hidupnya yang belum tentu ia mampu mengamalkan secara langsung dan terus-menerus dalam menghadapi tantangan yang ada. 
      Dalam diri manusia memang ada kelemahan dan ketidakberdayaan yang tak mampu dipungkiri.Oleh maka dari itu diperlukan doa memohon kekuatan dan pertolongan kepada yang memiliki kehidupan.Bukankah pemilik kehidupan ini adalah Tuhan Yang Maha Esa? kepada-Nya segala kemalangan diserahkan untuk dipasrahkan,dimana akhir bentuk pembalasan dari baik-buruk sejarah hidup manusia.
    Sesuatu dalam kehidupan ini memang ada masanya.Tak ada yang abadi kecuali perubahan.Hanya orang yang percaya pada Tuhan saja yang memiliki tempat bersandar ketika lelah  bertualang mencari cinta yang dicari.malangnya manusia terkadang berpikir pendek sehingga khilaf menyadari tentang Yang Maha Pengasih terhadap hamba-Nya.
       Bahkan Tuhan telah menjanjikan tempat terindahnya di surga bagi hamba-hamba-Nya yang senantiasa hidup mencari cinta dan ridho-Nya.Namun alangkah malang bila masih ada sesosok manusia yang masih berpaling dari Firman Tuhan.Tak heran manakala iblis masih berusaha menggoda diantara manusia yang masih lemah imannya agar tergelincir dari cinta Allah menuju cinta semu yang bersifat keduniawian semata dengan melupakan akherat yang kekal.
      
        
      




Tidak ada komentar: