Hallo...

menghargai hak cipta sebagai usaha orang lain dalam berkarya berarti menghormati diri sendiri sebagai insan yang bijaksana

18 April, 2013

Kasihilah Ibu Pertiwi


Terlukis indah alam negeriku
Damai nan sejuk permai tanah airku
Berjuta mata memandang tiada jemu
Kecantikan bagai emas permata duniaku
………………………………………………………
***
Sinar mentari bersinar terangi tiap penjuru pelosok
Hijau tumbuh bersemi dan terus bersemi
Wajah berseri teruslah berseri
Seiring semangat hari ini juga esok
Cintai teruslah cintai
Dari Sabang hingga ke Merauke
Jagai teruslah jagai
Hingga ajal mendatangi
Diatas bumi Indonesia kita berpijak
Hidup-hidupkanlah
Berbaur serta ramah-tamahlah
Jangan merusak
***
Memandang lukisan alam negeriku
Indah bagai emas permata duniaku
…………………………………………….
***
Sekedar lukisan
Sekedar harapan
Membumbung diatas mega mendung
Segala angan indah tak terbendung
Ada rasa rindu yang tak tertahan
Karena alam negeri ini sudah mulai rusak
Ruang nafas hijau sungguh kian sesak
Lahan hijau terdesak
Di negeri kita berpijak
Alam ini berhak untuk marah
Keseimbangan ekosistemnya dijarah hingga berdarah
Alam pantas emosi
Bahasa alam mana yang mampu dustai?
Alam negeri berulangkali dipecundangi
Oleh mereka yang mementingkan urusan perut sendiri
Kapan mereka bisa menyadari?
Harta dunia menutup mata hati
Ibu Pertiwi kini bersusah hati
***
Kasihilah Ibu Pertiwi
Senyumnya tak lagi berseri
Kecantikan Ibu digerogoti
Anak-anaknya tak mampu diamanahi
***
Doa Ibu Pertiwi mengangkasa dilangit biru
Tertutur ke hadirat Yang Maha Kuasa
”Hadiahkanlah anak yang berbakti pada nusa bangsa,
Tuk menjaga alam negeri tanpa keliru”
***
Ibu Pertiwi harap cemas menunggu
Kehadiran anak Yang Dikehendaki
Kasihilah Ibu Pertiwi

Tidak ada komentar: